Air Mata Haru di Ruang Rawat, BAZNAS Tanjab Barat Basuh Duka Keluarga Prasejahtera lewat Bantuan Berobat



KUALA TUNGKAL – 5/6/2026
Di balik dinding putih ruang perawatan rumah sakit yang sunyi, secercah harapan hadir menyapa sebuah keluarga prasejahtera yang sedang dirundung duka. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) kembali mengetuk pintu hati umat dengan menyalurkan bantuan biaya pendampingan berobat langsung kepada warga prasejahtera yang tengah berjuang melawan penyakit.
Bagi mereka yang hidup dalam keterbatasan, jatuh sakit adalah ujian berlapis. Di satu sisi mereka harus memikirkan kesembuhan fisik, di sisi lain ada kecemasan mendalam tentang biaya hidup sehari-hari yang mendadak terhenti. Hadirnya BAZNAS Tanjab Barat di sisi tempat tidur pasien bukan sekadar menyerahkan bantuan materi, melainkan mengembalikan senyum dan semangat hidup yang sempat pudar.
Suasana haru begitu terasa saat utusan BAZNAS Tanjab Barat datang berkunjung dan menggenggam erat tangan keluarga pasien. Bantuan operasional ini diserahkan untuk menutup biaya non-medis seperti ongkos transportasi, makan, dan akomodasi pendamping selama di rumah sakit—beban tak terlihat yang sering kali membuat keluarga dhuafa terpaksa menghentikan pengobatan.
"Saat tertimpa musibah sakit, hal yang paling mereka butuhkan selain obat adalah ketenangan pikiran. Kami tidak ingin ada warga kita yang tidak bisa berobat atau kelaparan saat menjaga keluarganya yang sakit hanya karena tidak punya ongkos," ungkap perwakilan BAZNAS Tanjab Barat dengan penuh empati.
Sambil menyerahkan bantuan, utusan BAZNAS juga melangitkan doa bersama untuk kesembuhan pasien, menciptakan momen spiritual yang menguatkan batin di tengah ujian berat tersebut.
Isak tangis bahagia tak mampu dibendung oleh pihak keluarga saat menerima uluran tangan ini. Bagi mereka, kehadiran BAZNAS adalah jawaban atas doa-doa yang mereka panjatkan di sepertiga malam, di kala kebingungan mencari biaya operasional selama di rumah sakit memuncak.
"Kami sangat berterima kasih. Bantuan ini menyelamatkan kami. Di saat kami bingung besok harus makan apa dan bagaimana ongkos pulang, Allah mengirimkan penolong melalui BAZNAS," tutur salah satu perwakilan keluarga pasien dengan suara bergetar menahan haru.
Aksi nyata ini menjadi bukti sahih bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan oleh para muzakki melalui BAZNAS Tanjab Barat telah menjelma menjadi jembatan kasih sayang yang sangat kokoh. BAZNAS Tanjab Barat kembali mengetuk hati para dermawan, ASN, dan masyarakat yang memiliki kelebihan rezeki untuk terus menyalurkan ZIS lewat lembaga resmi, agar lilin-lilin harapan bagi warga prasejahtera lainnya dapat terus menyala di tengah kegelapan ujian hidup

Komentar